Showing posts with label bernaung. Show all posts
Showing posts with label bernaung. Show all posts

Sunday, 18 January 2015

Kangen Rumah



Hal yang tidak mudah untuk dikatakan tapi sangat dalam untuk dirasakan : “kangen rumah”. Keindahan sebuah rumah tidak semata – mata hanya pada bentuk fisiknya tetapi lebih kepada kehidupan yang mengalir dalam rumah tersebut. Panggilan – panggilan kecil walau tidak begitu istimewa pada saat itu akan menjadi sangat istimewa di saat sekarang di kala sudah jauh.

Rumah itu sekarang hanya dihuni oleh dua kekasih yang dahulu pernah muda seperti kita. Kehangatan dan canda tawa nya seperti kakak adik yang tidak bisa lepas satu sama lainnya. Di saat itulah kita merawatnya, bukan didasarkan pada balas budi atas jasanya tapi didasarkan atas kasih sayang kita yang memang tumbuh bagai kecambah yang menjadi pohon besar tinggi dan kuat, itulah kasih sayang kita pada orang tua di mana sekarang hanya berdua tinggal bernaung di sebuah rumah di masa kecil.
Apa lagi yang membuat anda kangen rumah ?
Masakannya, iya saya setuju salah satunya karena masakannya. Apalagi ?, kita pasti terdiam dan tak bisa berkata – kata. Apakah kehabisan kata – kata ?. Tidak, justru tidak bisa diungkapkan dengan kata – kata.

Masih ingat meja kursi yang ada di rumah itu?, pasti masih ter-gambar jelas di benak.
Apakah kita ingin mengganti meja kursi tersebut dengan yang lebih baik ?. Meja kursi yang terbuat dari kayu berwarna coklat yang mampu untuk memberikan kehangatan orang yang duduk di atasnya. Setiap pagi dengan penuh senyum, wajah itu yang tidak asing, mulai mengambil kain untuk membersihkan debu – debu yang menempel.
Tahukah anda, apa yang sekarang diinginkan penghuni rumah tersebut ?. Betul, hanya ingin melihat anda sehat dan bahagia dan tidak lebih dari itu.
Keindahan di kala itu tidak ter-gantikan tetapi ter-wujudkan dalam bentuk kasih sayang padanya sekarang.

Pohon di belakang rumah yang masih ter-gambar dengan baik di benak anda sekarang adalah sebuah kenangan yang tidak mungkin lupa. Sama seperti rumah yang itu sekarang.
Walaupun anda pernah jatuh dari pohon itu dan anda menganggap sebagai kejadian buruk saat itu, tetapi sekarang pasti akan menjadikan sebagai kejadian yang sangat indah di masa sekarang karena anda pasti tertawa saat ceritakan kepada sahabat anda sekarang.
Rumah tempat kita bernaung, di mana pun itu berada sekarang akan tetap menjadi rumah kita walaupun sekarang rumah itu hanya ada dalam kerinduan.

MEMILIH TEMPAT RUMAH BERNAUNG



Setelah atau sebelum berumah tangga, pasti anda pernah berpikir tentang rumah. Tentunya rumah yang indah dalam bayangan anda. Anda tidak berlebihan dalam berangan – angan dan justru itu sangatlah diperlukan dari bagian salah satu konsep awal atau perencanaan yang tidak anda sadari. Beberapa hal yang sering muncul dalam pikiran :

  1. Dimanakah anda akan tinggal ?, Di kota tempat anda bekerja atau di kampung halaman ?
  2. Dimanakah putra putri anda akan bersekolah ?
  3. Apakah rumah anda nanti hanya sebagai tempat tinggal saja atau bisa juga dipakai untuk tempat usaha keluarga ?
  4. Apakah rumah anda merupakan salah satu alternatif investasi keluarga ?
  5. Berapa anggaran yang harus anda siapkan untuk membeli rumah ?

Dan seterusnya, pasti banyak pikiran – pikiran yang lainnya dan sangat beragam antara orang satu dengan yang lainnya.
Hal – hal tersebut diatas sungguh terjadi pada saya dan terjadi kebingungan untuk menjawab dan memilih yang terbaik untuk keluarga tercinta. Jangan khawatir sahabatku, anda tidak sendirian mungkin banyak teman – teman kita juga mengalami hal yang sama termasuk saya.
Di saat seperti ini perlu ada teman bicara atau membaca dari media untuk mendapatkan lebih banyak informasi yang diperlukan.

Berikut ada 4 hal yang perlu diperhatikan dalam memilih rumah :
Pertama :
Datanglah ke rumah orang tua atau mertua dan rasakan kehangatan yang ada dalam rumah dan lingkungannya. Selain itu sampaikan niat anda dan mohon doa restu ke beliau bahwa anda akan membeli rumah, dan sampaikan juga bahwa anda meminta nasihat – nasihat beliau. Jangan menunjukkan rasa kebimbangan di depan beliau. Tunjukkanlah niat dan tekat anda di depan beliau maka akan mengalir senyum dan doa beliau di dalam tekad dan niat anda untuk memiliki rumah yang indah untuk keluarga tercinta.

Kedua :
Tetapkan tujuan anda di mana keluarga akan tinggal. Lakukan survei di beberapa tempat dan perhatikan lingkungan sekitar. Ada yang bilang bahwa membeli rumah itu tidak hanya membeli berupa fisik rumahnya tapi juga membeli lingkungannya seperti rumah di dalam perumahan atau di dalam perkampungan. Ada sebagian orang yang ingin rumahnya dekat dengan  tempat ibadah, mungkin ini bisa jadi salah satu pertimbangan juga.
Pelajari bagaimana sistem keamanan lingkungan tersebut.
Pelajari ada berapa alternatif transportasi dari rumah menuju tempat kerja.
Pelajari berapa jarak atau berapa lama dari rumah ke pusat perbelanjaan tradisional atau modern.
Pelajari berapa jauh tempat sekolah anak dari rumah dan transportasi apa yang anda pilih untuk mengantar anak.

Ketiga :
Sesuaikan rumah yang akan dipilih dengan jumlah keluarga nantinya. Ada banyak alternatif yang ditawarkan oleh pengembang perumahan. Ada yang 2 tempat tidur, ruang tamu, satu kamar mandi, dapur, teras depan – belakang dan samping dan lain sebagainya. Atau anda sudah memiliki strategi untuk rumah tersebut seperti rencana akan dibuat tingkat nantinya dan sebagainya. Ada yang menyarankan bahwa minimal luas rumah dan pekarangan 100 m2, sehingga masih ada ruang untuk rumah itu sendiri dan pekarangan yang cukup untuk keluarga. Pertimbangkan juga hobi masing – masing anggota keluarga.

Kempat :
Rumah dengan kebutuhan khusus seperti selain tempat tinggal juga sebagai tempat usaha. Rumah dan lingkungan seperti apa yang anda butuhkan sebagai tempat usaha keluarga.
Benar bahwa rumah yang dekat denga jalan raya akan lebih cocok untuk tempat usaha tapi itu bukanlah sesuatu yang mutlak karena sudah banyak sekali cara – cara afiliasi atau sistem kerja sama untuk memasarkan usaha.

Dengan 4 hal tersebut minimal akan menjawab sedikit apa yang perlu dipersiapkan untuk memberikan yang terbaik kepada keluarga tercinta. Dengan hal – hal tersebut diatas anda telah memiliki kekuatan untuk memiliki yang anda inginkan. Kebutuhan keluarga anda hanya anda dan keluarga yang memahaminya.
Seperti kata bijak : “Jangan Takut dan Jangan Pernah Menyesal”. Tidak ada salahnya jika semua kebimbangan itu dibicarakan dengan istri atau suami, anak dan teman – teman anda. Dengan pikiran positif dan terbuka kepada mereka maka akan mendapatkan banyak informasi – informasi yang anda butuhkan untuk memilih alternatif – alternatif yang ada dan anda akan terasa ringan melakukannya untuk sebuah kebaikan yang akan anda berikan kepada keluarga tercinta.

Sunday, 19 October 2014

Lingkungan Rumah Kita Bernaung.

Rumah dan sekelilingnya merupakan cerminan dari penghuninya... Rumah dan halaman yang nyaman adalah dambaan atau impian setiap orang dan hak setiap orang untuk memilikinya. Di kala kita pulang dari kerja yang sudah dipenuhi oleh kepenatan secara psikis dan capek pegal - pegal setelah melewati jalanan yang kurang bersahabat alias macet. Di sinilah peran rumah dan lingkungan untuk membangkitkan energi kita walaupun hanya menatapnya beberapa menit. Serta anak istri/suami kita yang selalu tersenyum menyambut kita . "Tak kenal maka tak sayang", sambutan kata - kata yang sering kita dapatkan dari diri dan lingkungan kita.

Kenapa rumah dan halamannya harus selalu kita rawat dan diperindah ??? Banyak sekali tujuan, salah satunya untuk membentuk keluarga sehat dan lingkungan sehat secara terus menerus untuk memberikan efek nyaman penghuninya dan lingkungan sekitar (termasuk tetangga).

Selain itu suasana yang nyaman, secara tidak langsung sebagai pengajaran dan pertumbuhan yang sehat bagi anak - anak kita. rumah bernaung untuk keluarga tidaklah memandang itu besar atau kecil , luas atau tidak tetapi lebih pada nyaman dari sebuah rumah untuk bernaung sebuah keluarga.

Tahukah Anda ?  Pemeliharaan / pembuatan halaman organik sudah tersedia kebutuhan dasar kebun halaman kita. Diantaranya :
Kebutuhan Air , tenaga kerja (karena pekerjaan berkebun cukup mudah), pemanfaatan barang bekas / limbah organik di halaman dan sekitarnya.

Lalu apa yang kita dapat bila kita mempunyai kebun di halaman rumah, sobat ?

Dalam analisa blog ini, mungkin tidak terlalu berlebihan yaitu kita dapat hasil panen selalu segar dan sehat (tidak perlu disimpan di lemari es), rumah akan menjadi sehat dengan udara yang segar, tidak perlu keluar rumah membeli untuk mendapatkan sayuran sehat, dan yang ini yang saya suka banget yaitu sebagai tempat berkumpul nya keluarga melakukan kegiatan yang menyehatkan.

Salam Halaman Organik.